Uret adalah salah satu hama yang hidup didalam tanah. Hama tersebut memakan perakaraan tanaman yang dibudidayakan oleh petani. Hama uret berkembang biak sangat pesat pada lahan yang lembab, misalnya pada musim penghujan atau pada lahan persawahan yang basah. Selain itu hama ini juga suka berkembang biak pada tumpukan sampah dan pada pupuk organik yang belum matang.
Adapun cara membasmi hama uret berdasarkan pengalaman yang sudah melewati beberapa eksperimen dan kemudian sangat efektif untuk mengendalikan hama uret yaitu dengan 3 cara melalui langkah-langkah sebagai berikut:
1. Cara MANUAL dengan metode pembajakan 4-5 kali pada lahan pertanian kita dengan jeda 1 minggu. Kemudian lahan tersebut dibiarkan tanpa ditanami apapun. Setiap proses pembajakan diiringi satu orang yang mengambil hama uret tersebut kemudian membuang/membakar di tempat lain.
2. Cara KIMIA dengan penggunaan pestisida sistemik maupun pestisida kontak. Dengan penggunaan bahan pestisida seperti merk Furadan atau Regent 50 SC. Apabila menggunakan Furadan yaitu dengan cara di tabur sebelum melakukan pembajakan dan setelah pembajakan. Apabila menggunakan Regent 50 SC yaitu dengan dicampur Bran makanan ternak kemudian ditaburkan stelah dilakukan pembajakan. Kemudian setelah pembajakan dan penaburan selesai dilakukan, langkah terakhir yaitu pemberian kapur Dolomit yang ditabur secara merata dilahan pertanian kita. Penggunaan kapur dolomit akan membuat hama uret merasa panas apabila kapur tersebut menempel pada kulit epidermis uret. Sehingga dengan cara ini maka uret tersebut akan mati dan berhenti berkembangbiak.
3. Penggunaan Agensi hayati Jamur Metarizium Anisopliae. Dengan menggunakan jamur tersebut maka hama uret akan terkontaminasi sehingga uret akan mati dengan ditandai warna hijau disekujur tubuhnya.
Posting Komentar untuk "Cara Membasmi Hama Uret"